RADIO HT

Sejalan dengan maraknya merek motor dan mobil yang beredar, yang diikuti dengan pembentukan Club atau komunitas, maka mau tak mau, pasti ada sejumlah acara yang bakal digelar oleh pengurus Club Motor atau Club Mobil tersebut. Biasanya Club ini akan memilih acara-acara khusus, yaitu  jalan bareng untuk acara gathering, ulang-tahun, bakti sosial, donor darah, touring, hingga perjalanan wisata dan adventure menuju kawasan alam yang sulit ditempuh.
Ketika acara sedang berjalan, apalagi sampai melibatkan puluhan dan ratusan mobil konvoi beriringan, maka sarana dan perangkat RAKOM ( Radio Panggil Komunikasi ) sudah pasti sangat diperlukan.

Setidaknya, para pengurus inti atau anggota klub komunitas akan menggunakan perangkat RAKOM di mobil atau radio HT di motornya, dan ini akan mempermudah mereka dalam pengaturan, keamanan, dan ketertiban konvoi.
 Selain menjaga keamanan dan ketertiban konvoi tadi, sudah tentu perangkat RAKOM juga dapat juga dipakai sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pesan-pesan yang memang dirasa sangat penting, keadaan darurat, emergency. Dengan banyaknya pengguna radio HT ternyata hal ini dimanfaatkan oleh pihak kepolisian sebagai sarana informasi pelaporan dan penampung aspirasi masyarakat selain layanan SMS Polri 9123. Bahkan, untuk menghilangkan jenuh, alat RAKOM dapat juga dipakai sebagai alat hiburan untuk canda-tawa diantara sesama pemakai RAKOM.
Perangkat Rakom di Mobil
Pilihan perangkat radio untuk mobil sangat mudah karena memang sudah umum, tapi yang pasti jenis radio portable atau Rig seperti gambar dibawah ini yang sering dipergunakan untuk di mobil. Pemasangan perangkat di mobil sangat simple. Pilih dudukan untuk antena dengan memperhatikan beberapa hal a.l. bagaimana antena jika mobil diparkir basement, bagaimana antena jika mobil lewat portal, bagaimana antena jika mobil melaju cepat, dan lain sebagainya.
 
Bagi mereka yang ingin memasang RAKOM (radio komunikasi) di motor, setidaknya ada keinginan mau belajar dari rekan-rekan yang sudah lebih dulu memasang RAKOM.
PEERSIAPAN: Pastikan motornya sudah siap akan dipasang alat RAKOM dan pemilik memiliki beberapa teman sudah menajdi anggota RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). Bagi yang belum menjadi anggota RAPI, sebaiknya segera mendaftarkan diri menjadi anggota RAPI di daerah atau wilayahnya sesuai dengan domisili atau KTP yang berlaku.
RAKOM motor pilih perangkat radio HT yang paling sederhana. Rekomendasi carilah radio ICOM IC-02N yang dikenal bandel dengan sebutan “HT garuk-garuk atau HT batu bata”. Kemudian siapkan braket dari tempat minuman sepeda untuk penempatan radio HT disebelah kiri stang motor.  Jika memilih  HT yang agak kecil bisa memilih  Motorola Mag One A-8 atau Weierwei VEV 3288 S.
Siapkan alat SWR Meter untuk membantu pemasangan dan penyesuaian frekuensi  yang diinginkan. Hanya untuk sementara, tempatkan alat SWR meter tersebut ditengah agar mudah dilihat.Siapkan kabel dan konektor RAKOM. Kabel antena berkualitas dengan panjang 3 (tiga) meter. Untuk konektor antena dan ke HT, siapkan konektor yang berkualitas dan kuat, agar bisa tahan lama dan koneksi juga bagus.
Siapkan braket atau gagang sebagai pegangan/dudukan antena di bagian belakang motor. Pastikan braket antena kuat dan tahan guncangan. Buatkan lubang untuk  memasang dudukan konektor antena . Juga siapkan antena radial untuk penyesuaian dan matching frekuensi saat menggunakan SWR meter.
Pilih antena dan bonggol antena yang berkualitas. Saat membeli antena ‘pecut’ yang memiliki panjang  antara 1.2 s/d 1.5 meter yang  memang khusus dipakai untuk pita frekuensi VHF.

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Kang Lintas pada 11.20. dan Dikategorikan pada , , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas

0 komentar untuk RADIO HT

Poskan Komentar

2010 Lintas Amatir. All Rights Reserved. - Designed by Lintas Amatir